Nyamar jadi tukang service, orang ini malah bobol recorder mesin ATM

nyamar-jadi-tukang-service-orang-ini-malah-bobol-recorder-mesin-atm
                                                                                                   4 pelaku pencurian

 

InfoSukaQQ – Subdit Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Metro Jaya menciduk WN (25), pelaku pencurian Digital Vidio Recorder (DVR) pada Jumat (2/10), di Jalan Kali Angke Rt 10/03 Kelurahan Kedaung Kaliangke, Cengkareng, Jakarta Barat. Polisi berhasil menciduk WN setelah mendapat laporan dari karyawan PT. BCA.

Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Eko Hadi Santoso mengatakan, MW adalah pelaku yang mengambil DVR dari mesin ATM BCA di wilayah DKI Jakarta dan Tangerang sebanyak 52 unit. Modus yang dilakukan tersangka adalah dengan mendatangi mesin ATM yang ditempatkan di Indomart dan Alfamart di wilayah Jakarta dan Tangerang dan seolah-olah menjadi tukang servis ATM.

Selanjutnya tersangka MW membongkar casing ATM bagian atas dan mengambil DVR yang terpasang di atas mesin ATM yang terpasang ke CCTV. Tersangka MW menjual barang curiannya tersebut seharga Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu unit ke toko elektronik di sekitar Jakarta.

“Saat ini barang bukti ada berupa pakaian yang mereka gunakan yang digunakan, helm, 52 unit DVR dan 82 Hardisk serta beberapa alat untuk merusak DVR tersebut,” kata Eko kepada media di Mapolda Metro Jaya, Minggu (4/10).

Eko menambahkan, setelah polisi melakukan pendalaman, diketahui tersangka sebelumnya merupakan salah seorang pegawai outsourcing untuk ATM. Selama ini, perusahaan outsourcing memang memiliki pegawai khusus untuk pemeliharaan mesin ATM.

Menurut Eko, pelaku telah melancarkan aksinya sejak Agustus hingga September 2015. Tersangka MW dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara lebih dari 5 tahun.

“Tersangka sudah tau merusak mesin ATM tersebut. Karena pernah jadi pegawai outsourcing. Jadi DVR dirusak dan alarm tidak bunyi,” ucap Eko.

Lebih jauh Eko meminta kepada pemilik jasa penyalur outsourcing untuk melakukan seleksi yang ketat dalam memilih pegawainya, sehingga menghasilkan pegawai yang bagus dan berkualitas apabila terdapat kejadian yang sama akan mudah dalam melakukan penindakan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s