BUM BUM DENGAN PELACUR

224514452

SUKAQQ – Setelah pekerjaan selesai siang hari dan istirahat ,Si  Udin di mana dia bekerja dengan beberapa kuli lainnya. Selama dua hari anak-anak desa baru 16 tahun itu bekerja. Tubuhnya mengandung cukup karena sudah terbiasa bekerja di ladang membantu ayahnya di desa. Panceklik ketika ia mencoba untuk menemukan kota tambahan untuk “X”, dan mendapat pekerjaan di sebuah warung nasi bungkus Nurdin. Ketika dingin untuk melihat kuli lain yang sedang bermain kartu datang dalam beberapa perempuan yang ditempatkan di sana dan melayani nafsu kuli untuk biaya yang “murah”, dengan ukuran gedean tersebut. Seperti biasa dengan suara keras sedikit mereka menggoda para kuli.

“Yah Neng lagi pecah euy, jika dibiarkan berutang mah akang ingin”, kata salah satu dari mereka.

“Yah emang warung nasi, jika Anda ingin membayar maen dulu ya tidak bisa berutang atuh”, seorang wanita muda bernama Neng menjawab.

Neneng tidak terlalu cantik, bahenol usiannya tubuh memiliki tiga kepala, janda meninggalkan suaminya melarikan diri, “Eh kang itu siapa, anak baru ya?” Kata Neng saat melihat Udin sedikit terkejut melihat kedatangannya.

“Ya masih berair, dari Garut dua hari di sini”, Neneng tersenyum genit dan mendekati Udin yang telah dilihat.

“Mengapa yang benar-benar ingin wanita pernah liat hah”

“Ah enggak teh,” kata Udin malu-malu.

“Yah neng anak kecil bisa belum apa-apa dengan saya hanya bisa dilewati”

224514455

“Apa yang tidak berutang bersedia, lumayan banyak barang baru yang sama masih dingin untuk mendapatkan perawan hak adat, saya hanya yang bergabung dalam obrolan bisa menjadi keduanya sama di sini mereka.”

“Perhiasan yang tidak memukul kontak lembut dengan sifilis entar Anda”

“Eh ya orang tidak menyukai saya mah nakutin rajin ke dokter tidak akan kontak dengan sifilis sudah disuntikkan tau”, ia mengacungkan tinjunya mengutuk kuli Neng dengan sedikit marah.

Udin agak malu juga karena Neneng memegang tangan, kemudian mereka berdua mengobrol di salah satu kedai kopi.

“Jang akan menemani saya tidak, tidak harus membayar adalah ya … sekarang Anda anterin biarkan aku pulang, aku suka ntar sesuatu lapisan lezat, akan Anda …”

Udin hanya bisa tersenyum dan mengangguk perlahan. Kemudian mereka berjalan gang berdua menyusuri belakang pasar yang mengarah ke rumah Neng yang kebetulan dekat dengan pasar. Sampai kemudian meminta Udin pulang Neneng masuk dan mengunci pintu, Udin kejutan kecil.

“Biarkan atuh jangan malu, itu tidak biasa di sini mah sudah seperti ini di sini”, kata Neng.

224514457

“Saya mengerti mengapa Anda belum begitu bersedia untuk mengajar saya inginkan,” kata Neng membelai dada Udin bidang.Udin diam gemetar, tidak tahu apa yang harus dilakukan sambil mengangguk pelan.

“Pakaian Anda membuka menulisnya,” kata Neng menarik kemeja yang dikenakan Udin, dan kemudian ia membuka ritsleting pada celana yang dikenakan Udin.

Neneng bergairah ciuman dengan Udin kebingungan diperlakukan seperti ini, tetapi karena godaan Neng Udin juga mulai terbakar nafsu. Neneng mendorong Udin Udin jatuh ke tempat tidur sehingga punggungnya di tempat tidur, kemudian tarik celana Udin neneng sehingga anak telanjang. Udin kontol berdiri dan refleks dia menutupi kontolnya itu. Neneng hanya tersenyum melihatnya.

“Yah kau tidak harus malu  melihat seperti itu ..”

111

Menyambut meriah nya suasana natal, Bandarqiu memberikan promo bonus deposit 10% untuk semua new member bandarqiu. Silahkan klik link ini untuk daftar Bandarqiu.net .
Dan juga terdapat bonus RakeBack 0.3% juga bonus Referral 20% untuk sahabat bandar yang akan di bagikan 2x dalam seminggu, hari Senin dan Kamis.

Games :
– BandarQ
– Capsa
– AduQ
– Poker
– Domino

Neneng kemudian membuka bajunya, Udin semakin tidak nyaman melihat seorang wanita telanjang di depannya. Neneng kemudian naik ke tempat tidur dan mencium bibir, payudara dan puting Udin menggigit.

“Ahhh geli teh ouch”, Udin mendesah menggelitik diperlakukan seperti itu.

“Sekarang aja dimasukkan pada teteh.”

Neneng memengang Udin kontol dan mengarahkan ke vagina. Udin terlihat dengan tubuh masih gemetar.

“Akhhh …” Udin mendesah saat kontolnya ke Neng vagina, matanya ditutup menikmati sensasi baru ia merasa di kontolnya.

“… Sss baik akhh Din,” Neneng bergerak naik dan turun, meremas-remas susunya.

Udin merem-melek menikmati goyangan Neng, tampaknya dipijat dan mengisap penisnya di vagina Neng, kemudian pantatnya naik dan turun mengikuti gerakan mulai Neneng dan tangan meremas-remas seprei, tangan baru membimbing ketika Neng Neng susu

“Remas Din … Aakhh”. Udin meremas-remas susu neneng, dan ketika susu ditawari kemulutnya Udin mulai mengemutnya persis seperti bayi, tapi kemudian berhenti ketika Neng diluruskan.

Neneng masih asik goyang pantat dan meremas-remas tangan Udin dadanya. Udin menjadi tangan gelisah kadang meremas susu, kadang meremas seprai dan kadang-kadang memegang Neng pinggang seakan diatur untuk neneng menekan sedalam mungkin.

“Aduh … teh … Aakh” Udin mendesah, awal nya konyol, napasnya mulai memburu dan tubuhnya mulai kejang, kepalanya mendongkak up, matanya tertutup dan pantatnya mengangkat dan Crot … Crot … Crot … Aku tidak tahu berapa kali semburan dari penisnya dan akhirnya Udin merosot.

“Yaaa teteh belum, tapi tidak apa-apa untuk beristirahat pertama kali ML,” kata Neneng dengan nada sedikit kecewa, mereka tidur dengan pelukan.

Sonny bangun di pagi hari dan melihat Neng yang tidur di punggung mereka, ia melihat wanita itu, masih telanjang dan tertarik ketika saya melihat gundukan daging ditutupi dengan rambut halus, dan kemudian ia mulai meraba vagina Neng. Saat ini ada Neneng merasa vagina menggosok dia terbangun terlihat tersenyum dan membiarkan Udin Udin memperlakukannya seperti itu. Udin kemudian naik di atas tubuhnya dan mengarahkan Neneng kontolnya ke memek Neng kemudian ditekan.

“Ah … ngehh”

“Ini benar baik sss Din … Akh .. Tekan din istana .. Akhh …”

Udin ass bergerak bolak-balik dan Neng Menggoyangkan pinggul mengikuti gerakan bolak-balik ass Udin. Hanya mendesah terdengan dari mulut mereka bersama-sama.

“Oh din … terus … Akh .. Yaaa terus kerasss akhh din din … terus akhh ya …”

“Akh teh udin teh ingin keluarehh akh … sss .. Akkkh … ngahouch …”

“Teteh dateng akh … din din … Aouchhh …”

Mereka berdua tegang tubuh, Neng lift tinggi pantat dan dada, sementara Udin seperti busur, vagina Neneng pantanya menekan dan meremas seprai tempat tidurnya dan beberapa saat kemudian mereka jatuh lemas. Kepala Udin berbaring di susu Neneng dan kemudian berbaring datar di sisi Neng. Beberapa saat kemudian.

“Din yang bebas tetapi jika Anda ingin teteh bersihin semua Udin harus membayar juga cuman 20.000 aja kok murah.”

Udin hanya mengangguk dan tersenyum. Neneng kemudian mulai menjilati seluruh tubuh Udin Udin dada dan kemudian jatuh. Ketika aku kontol menjilati kontoln kepala Neng Udin Udin masih sperma tersisa yang mulai kering, dan kemudian mengisap.

“Akh … teh..sss … Aduh..geli … Akhh …”, Udin mendesah dan gemetar tubuhnya, da kontolnya mulai mengeras lagi.

Neneng terus menghisap kontol Udin sambil mengocok. Udin bergerak pantatnya naik dan turun.

“Akhh … teh … teehhhh Aduh …”

Udin muncart sperma Neneng mulut dan keluar sebagian meler dan membasahi kontolnya. Neneng menelan semuanya dan kemudian menjilati sisa-sisa sperma Udin sampai bersih. Setelah mandi Udin membayar uang seperti yang telah dijanjikannya dan kembali ke pasar.

“Din, Anda hanya berapa hari kerja di sini sudah terlambat, saya dapat memberitahu Anda di mana, menurut yang sama jika Anda mah ayah teh tidak akan terpengaruh pada wanita seperti itu bahaya ntar penyakit”, Mr. Nurdin menyarankan Udin .

Udin diam tanpa komentar apapun. Tapi seperti sudah ketagihan Udin sering pergi bersama-sama Neneng dan tanpa menyadari ia sakit dan akan diperlakukan Udin saat ini tidak mampu membuat obat karena uang telah membayar Neneng dan kemudian dia kembali ke desa dengan rasa malu yang ekstrim.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s