Fakta-Fakta Mencengangkan Bisnis Prostitusi ala Yakuza

gadisyakuza

SUKAQQ – Yakuza, kelompok mafia dari Jepang yang telah berdiri sejak tahun 1612 ini dikenal sebagai salah satu mafia paling mengerikan dan berbahaya di dunia. Terbukti eksistensi mereka tak terbantahkan hingga saat ini. Bahkan tersiar kabar bahwa Yakuza telah melebarkan sayap mereka hingga ke Indonesia. Yakuza sendiri memiliki pengaruh yang sangat besar di negara Jepang, mereka ditakuti, bahkan hampir mustahil untuk memusnahkan organisasi yang telah berjalan selama berabad-abad lamanya ini.

BACA JUGA : WOW! VR Ini Dibuat Khusus Untuk Bantu Kamu Masturbasi!

Sebagai sumber uang mereka, Yakuza melakukan beberapa bisnis yang diketahui ilegal. Mulai dari perjudian, pembunuhan, penjualan obat-obatan terlarang, sampai bisnis prostitusi. Menurut beberapa sumber, bisnis prostitusilah yang merupakan sumber terbesar bagi keuangan mereka. Menurut Richard Susilo penulis buku Yakuza Indonesia, Yakuza menguasai sebagian besar bisnis prostitusi di Jepang. Yakuza memang berkembang pesat dalam bisnis prostitusi, karena permintaan yang begitu besar dari para pria hidung belang di Jepang. Dilansir dari yakuza.in, dari bisnis prostitusi saja Yakuza bisa mendapatkan keuntungan hingga milirian Yen, bila dikonversi ke rupiah nilainya triliunan

468x60

Berikut inilah fakta-fakta bisnis prostitusi yang dilakukan oleh Yakuza:

1.Bisnis DVD dewasa, dengan omzet jutaan Yen.

url

Yakuza telah melakukan bisnis ini sudah sejak lama, memang pemerintah Jepang melegalkan bisnis DVD dewasa. Namun pemerintah Jepang menerapkan peraturan dan ketentuan yang harus dipatuhi oleh pebisnis DVD dewasa. Misal, pemerintah Jepang mengharuskan mensensor bagian-bagian tubuh tertentu yang dinilai tidak pantas. Ternyata sebagian besar penggemar DVD dewasa ini tidak menyukai adanya sensor tersebut, Yakuza yang cerdik melihat peluang ini akhirnya membuat DVD dewasa tanpa sensor. Hasilnya mencengangkan!!, dalam satu bulan Yakuza bisa mengantongi keuntungan bersih sekitar setengah miliar rupiah dari bisnis ini. Pemerintah Jepang sendiri memang tak tinggal diam, mereka sering melakukan penyitaan terhadap DVD-DVD hasil garapan Yakuza. Namun nyatanya bisnis mereka tetap berjalan lancar hingga saat ini.

2. Ayam Kampus ala Yakuza.

Pijat-plus-plus-Yakuza

Dalam menjalankan bisnis prostitusinya Yakuza kerap memperkerjakan mahasiswi-mahasiswi, atau istilah kerennya ayam kampus. Mekanisme perekrutran Yakuza memang cerdik, mereka mengincar para mahasiswi yang mengalami kesulitan keuangan. Mereka ditawari untuk bekerja sebagai gadis yakuza dengan iming-miming gaji yang besar.

3. Makan Sushi di atas tubuh wanita.

nyotaimori zushioda - sajian sushi di atas wanita bugil telanjang 2 - adhityayodha catering service 085737637228

Memang terdengar gila, namun begitulah faktanya. Ini adalah gaya jamuan nyleneh yang disediakan Yakuza, mereka menyebutnya dengan istilah Nyotaimori atau Nantaimori. Secara sederhana, Nyotaimori adalah penyajian Sushi yang dihidangkan di atas tubuh wanita dalam keadaan tanpa busana. Setiap orang yang ingin menikmati layanan ini dikenakan tarif sekitar Rp. 1,4 juta. Sebenarnya praktik bisnis ini juga dilarang pemerintah Jepang, namun Yakuza melakukannya di tempat prostitusi yang mereka kelola.

4. Prostitusi remaja dan anak kecil.

1442057-88314700-4de7bcde-6512-4586-923f-380666e55cea22780x390

Kalangan pria di Jepang banyak diketahui mempunyai orientasi hasrat pada remaja dan anak kecil. Istilah yang sering mereka gunakan adalah loli. Rata-rata tarif mereka adalah sekitar Rp. 2 juta perjamnya. Di jepang, usia dewasa seseorang adalah 20 tahun. Jelas pelacuran anak di bawah umur merupakan pelanggaran UU antiprostitusi dan UU kesejahteraan anak di Jepang. Richard Susilo menuliskan di yakuza.in bahwa seorang gadis berusia 17 tahun harus melayani lima pria hidung belang secara bergantian. Pelacuran ini memang tumbuh subur di Jepang, Yakuza melakukan prostitusi ilegal ini secara terselubung dan rapi.

Demikianlah fakta-fakta bisnis ilegal yang dilakukan oleh Yakuza. Sebenarnya pemerintah Jepang sudah mengetahui praktik-praktik ilegal yang dilakukan oleh Yakuza, namun mereka seperti tak punya daya untuk memusnahkannya. Nyatanya bisnis yang dilakukan Yakuza masih berjalan dengan baik hingga saat ini bahkan mulai berkembang di sejumlah negara, yang tersiar bahwa Indonesia menjadi salah satu dari negara tersebut.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s